Data contoh. Seluruh angka dan nama pada halaman ini adalah contoh untuk keperluan pembangunan tampilan, bukan data lapangan yang sebenarnya.
Bobot parameter dan ambang predikat yang menentukan status setiap satuan permukiman.
Tiap parameter dicari asetnya pada satuan permukiman, lalu kondisinya diterjemahkan menjadi nilai: Baik 1, Rusak Ringan 0,5, Rusak Berat 0,2, dan tidak ada 0. Nilai itu dikalikan bobotnya, dijumlahkan, lalu dibagi total bobot.
Perubahan berlaku pada penilaian berikutnya. Penilaian yang sudah tersimpan tidak dihitung ulang, sebab masing-masing menyalin bobot yang berlaku saat penilaian dibuat. Tanpa salinan itu, laporan yang sudah dicetak akan berbeda dari yang tampil di layar setiap kali bobot disunting.
Baris di bawah dihasilkan dari jenis infrastruktur dan fasilitas pada data master, sehingga jenis yang baru ditambahkan muncul di sini dengan sendirinya. Jenis baru lahir dalam keadaan belum dinilai: menambah jenis adalah pendataan, sedangkan memasukkannya ke penilaian adalah keputusan kebijakan.
Total bobot yang berlaku sekarang 37 dari 17 parameter. Menaikkan satu bobot menurunkan andil parameter lain, sebab pembaginya ikut bertambah.
Dibaca dari tabel infrastruktur.
| Jenis | Nama Parameter | Tingkat | Bobot | Dinilai | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|
| Air | Air Bersih | Primer | 5 | Dinilai |
|
| Sanitasi | Sanitasi | Sekunder | 3 | Dinilai |
|
| Irigasi | Irigasi | Tersier | 1 | Dinilai |
|
| Listrik | Listrik | Primer | 5 | Dinilai |
|
| Jalan Penghubung | Jalan Penghubung | Primer | 5 | Dinilai |
|
| Jalan Produksi | Jalan Produksi | Tersier | 1 | Dinilai |
|
| Telekomunikasi | Telekomunikasi | Sekunder | 3 | Dinilai |
|
| Gudang | Gudang Pascapanen | Tersier | 1 | Dinilai |
|
| Pasar atau Kios Saprotan | Pasar atau Kios Saprotan | Tersier | 1 | Dinilai |
|
| Lainnya | - | - | - | Tidak dinilai |
|
Dibaca dari tabel fasilitas SP.
| Jenis | Nama Parameter | Tingkat | Bobot | Dinilai | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|
| Kesehatan | Fasilitas Kesehatan | Sekunder | 3 | Dinilai |
|
| Pendidikan Dasar | Pendidikan Dasar | Sekunder | 3 | Dinilai |
|
| Pendidikan Lanjutan | Pendidikan Lanjutan | Tersier | 1 | Dinilai |
|
| Ibadah | Rumah Ibadah | Tersier | 1 | Dinilai |
|
| Balai Pertemuan | Balai Pertemuan | Tersier | 1 | Dinilai |
|
| Pasar atau Kios | Pasar atau Kios | Tersier | 1 | Dinilai |
|
| Olahraga | Sarana Olahraga | Tersier | 1 | Dinilai |
|
| Keamanan | Sarana Keamanan | Tersier | 1 | Dinilai |
|
| Lainnya | - | - | - | Tidak dinilai |
|
Jenis Lainnya sengaja tidak dinilai. Ia keranjang penampung bagi aset di luar daftar, bukan satu jenis barang, sehingga menilai ketersediaannya berarti memberi nilai penuh kepada SP yang memiliki satu benda tak jelas.
Nama dan keterangan status dapat disesuaikan dengan istilah yang dipakai dinas. Jumlahnya tetap tiga dan tidak dapat ditambah maupun dihapus: perhitungan skor hanya mengenal tiga keluaran, sehingga status keempat tidak akan pernah tercapai oleh satuan permukiman mana pun.
Ambang wajib menurun. Status teratas harus berambang lebih besar daripada status di bawahnya. Bila terbalik, status tengah tidak akan pernah tercapai sebab pembacaannya berhenti pada ambang tertinggi yang cocok lebih dulu.
| Status | Keterangan | Ambang Skor | Aksi |
|---|---|---|---|
| Mandiri | Seluruh layanan dasar tersedia dan berfungsi baik | 80 ke atas |
|
| Berkembang | Sebagian layanan tersedia, ada yang perlu diperbaiki | 55 sampai 79 |
|
| Perlu Penanganan | Ada layanan dasar yang belum tersedia atau tidak berfungsi | di bawah 55 penampung sisa |
|
Warna tidak dapat diubah. Hijau, kuning, dan merah menyatakan urutan keparahan, bukan selera; menukarnya membuat rekap pada dasbor terbaca terbalik. Status juga tetap berlaku sebagai kesimpulan, bukan pilihan: tidak ada satu pun form yang meminta petugas menetapkannya sendiri.